Categories
Rumah

Pembagian Harta Waris Kepada Anak Angkat Bagian 2

1. Sertipikat hak atas tanah atas nama pewaris, atau, apabila mengenai tanah yang belum terdaftar , bukti pemilikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997;

2. Surat kematian atas nama pemegang hak yang tercantum dalam sertipikat yang bersangkutan dari Kepala Desa/ Lurah tempat tinggal pewaris waktu meninggal dunia, rumah sakit, petugas kesehatan, atau instansi lain yang berwenang;

3. Surat tanda bukti sebagai ahli waris yang dapat berupa: a. Wasiat dari pewaris, atau; b. Putusan Pengadilan, atau; c. Penetapan hakim/Ketua Pengadilan, atau; d. . Bagi warganegara Indonesia penduduk asli: surat keterangan ahli waris yang dibuat oleh para ahli waris dengan disaksikan oleh 2 (dua) orang saksi dan dikuatkan oleh Kepala Desa/Kelurahan dan Camat tempat tinggal pewaris pada waktu meninggal dunia; ã Bagi warganegara Indonesia keturunan Tionghoa: akta keterangan hak mewaris dari Notaris; ã Bagi warganegara Indonesia keturunan Timur Asing lainnya: surat keterangan waris dari Balai Harta Peninggalan.

4. Surat kuasa tertulis dari ahli waris apabila yang mengajukan permohonan pendaftaran peralihan hak bukan ahli waris yang bersangkutan;

5. Bukti identitas ahli waris

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *