Stop Bully Atau Masuk Bui Bag4

Revisi tersebut kini memasuki tahap penyempurnaan di tim perumus. Amendemen Undang-Undang ITE kali ini berfokus pada ketentuan pencemaran nama, penyadapan, penyitaan, dan penurunan ancaman pidana. Menurut Henry, pemerintah berinisiatif merevisi aturan ini untuk memberi perlindungan hukum berkaitan dengan tata kelola Internet. Sebelum direvisi, Undang-Undang ITE telah menjerat sekitar 200 pengguna Internet, umumnya atas tuduhan pencemaran nama.

Sejumlah organisasi kemasyarakatan mempersoalkan hasil revisi UndangUndang ITE yang masih mempertahankan delik penghinaan dan pencemaran. Mereka juga mempertanyakan masuknya norma baru cyber bullying. Peneliti senior Institute for Criminal Justice Reform, Anggara Suwahju, misalnya, menganggap defnisi cyber bullying dalam pasal 29 ayat 4 masih kabur. ”Ini bisa menyebabkan salah tafsir dan penggunaan yang sewenangwenang,” kata Anggara.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *