Categories
Rumah

Tren Wallcovering 3 Dimensi Bagian 2

Mengenal Wallcovering 3 Dimensi

Wallcovering 3D terdiri dari beberapa jenis. Pertama, dibedakan dari segi tekstur. Wallcovering jenis ini sepintas terlihat hampir sama dengan wallcovering 2D, sebab efek 3D baru dirasakan setelah wallcovering ini disentuh dengan tangan. Tekstur dari wallcover ini ada pula yang ditambahi dengan bahan spons sehingga terasa “timbul”. “Penambahan spons juga berfungsi sebagai peredam suara,” ujar Lunardy.

Baca juga : Distributor genset Perkins 250 kva di Surabaya

Ada lagi jenis wallcovering hologram yang memberikan tampilan berbeda sesuai dengan pantulan cahaya yang menerpa wallcover ini. Ilusi optikal mata dari wallcovering hologram juga bergantung dari sudut pandang (angle) penglihatan penggunanya. Jadi dalam satu wallcovering, Anda bisa mendapatkan berbagai macam tampilan pola dan motif. Jadi tertarik menggunakan wallcovering?

Cara Merawat Wallcovering

Beda jenis wallcover, beda pula cara merawatnya. Membersihkan wallcover jenis apapun disarankan tidak menggunakan bahan yang mengandung alkohol dan pemutih karena akan merusak wallcover dan memudarkan warna. Ini dia beberapa tip perawatan wallcover sesuai dengan jenisnya.

• Wallcovering bertekstur, bersihkan dengan menggunakan vacuum cleaner. • Wallcovering tidak bertekstur, bersihkan dengan kain microfi ber. • Wallcovering waterproof (tahan air), bersihkan dengan spons dan sabun cuci piring. • Wallcovering non-waterproof (tidak tahan air), bersihkan dengan lilin pembersih (wallpaper dough).

Pemasangan Wallcover

Dinding yang bersih adalah syarat utama untuk memasang wallcover. Pastikan dinding harus rata, tidak dalam kondisi lembap, dan gunakan cat dasar berwarna putih agar tampilan warna wallcover akan lebih maksimal. Sebaiknya, gunakan tenaga profesional untuk memasang wallcover, terlebih ketika memasang wallcover 3D. Karena wallcover 3D memiliki desain yang lebih kompleks sehingga butuh penanganan yang lebih teliti.

Wallpaper Dough

Banyak orang tentu kenal dengan merek lilin mainan anak, Play Doh. Tapi tahukah Anda, awalnya Play-Doh bukanlah untuk mainan, melainkan untuk membersihkan wallpaper? Adalah Cleo dan Noah McVicker, pemilik perusahaan bernama Kutol yang terletak di Cincinnati, Ohio, Amerika Serikat yang diminta untuk membuat pembersih wallpaper pada tahun 1933. Mereka kemudian membuat campuran yang terbuat dari tepung, air, garam, dan bahan kimia lainnya hingga terbentuklah adonan seperti lilin (wallpaper dough).

Saat itu, lilin pembersih wallpaper tersebut sangat laku karena ampuh untuk membersihkan kotoran yang menempel di wallpaper. Namun, sejak diperkenalkannya wallpaper vinyl yang lebih tahan air, penjualan lilin pembersih wallpaper mengalami penurunan. Kemudian, di tahun 1954, lilin pembersih tersebut diproduksi lagi sebagai lilin mainan anak. Tetapi, campuran detergen pada lilin dihilangkan dan diberi tambahan warna agar menarik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *